Linguantoro

Catatan Belajar Al-Arabiyah Baina Yadaik, Buku 1 Jilid 1 Pelajaran 3

Catatan Belajar Al-Arabiyah Baina Yadaik, Buku 1 Jilid 1 Pelajaran 3

Percakapan ketiga (alif).

Percakapan yang ketiga ini membahas tentang beberapa profesi.

Catatan Belajar Al-Arabiyah Baina Yadaik, Buku 1 Jilid 1 Pelajaran 1

Ahmad: “Assalamu’alaykum.”

Badr: “Wa’alaykumussalam.”

Ahmad: “Ini adalah saudaraku (kandung). Dia seorang guru.”

Kata “Akh” adalah saudara kandung, bisa juga saudara tiri.

Badr: “Selamat datang.”

Ahmad: “Ini adalah temanku. Dia seorang insinyur.”

Saudara: “Selamat datang.”

Ahmad: “Semoga keselamatan bersamamu.”

Badr: “Semoga keselamatan bersamamu.”

Kata ma’as salamah sering diucapkan jika ingin berpisah.

Percakapan ketiga (ba).

Percakapan selanjutnya masih sama membahas tentang beberapa profesi. Hanya saja pembicaranya adalah perempuan.

Catatan Belajar Al-Arabiyah Baina Yadaik, Buku 1 Jilid 1 Pelajaran 1

Nada: “Assalamu’alaykum.”

Huda: “Wa’alaykumussalam.”

Nada: “Ini adalah saudariku. Dia seorang dokter.”

Terdapat perubahan pada kata hadza untuk laki-laki menjadi hadzihi untuk perempuan. Dan thobib untuk laki-laki menjadi thobibah untuk perempuan.

Huda: “Selamat datang.”

Nada: “Ini adalah temanku. Dia seorang mahasiswi.”

Terdapat perubahan dari shodiqiy, menjadi shodiqotiy. Dan tholib (lk) menjadi tholibah (pr).

Saudari: “Selamat datang.”

Nada: “Semoga keselamatan bersamamu.”

Huda: “Semoga keselamatan bersamamu.”

Mufrodat 3

  • Mudarris (guru lk).
  • Thalibah (siswi pr).
  • Thobibah (dokter pr).
  • Muhandis (insinyur lk).
  • Akhun (saudara lk).
  • Ukhtun (saudari pr).
  • Shodiq (teman lk).
  • Shodiqoh (teman pr).
  • Hadza (kata tunjuk dekat untuk lk).
  • Hadzihi (kata tunjuk dekat untuk pr).
  • Huwa (dia lk).
  • Hiya (dia pr).

Kesimpulan percakapan ketiga

  1. Orang Arab mengucapkan ‘ahlan wa sahlan’ ketika pertama berkenalan.
  2. Orang Arab mengucapkan “ma’as salamah” ketika ingin berpisah.
  3. Pentingnya memperhatikan jenis kelamin yang berbicara. Menentukan kata tunjuk (hadza atau hadzihi) dan penambahan ta’ marbuthoh.

About author View all posts Author website

Abu Ammar

Ahlan wa Sahlan. I am a father, a plant operator, a novice knowledge seeker who is trying to learn Arabic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *